Kelompok 4: 2012 4350 0986 Dian
Sunarya
2012 4350 1582 Denis
Yowansyah
2012 4350 2123 Imam
Zamahsyari
2012 4350 0647 Yusuf
Hamdani
2012 4350 0799 Yusuf
Analisa SWOT Mengenai Pola Kebutuhan Karyawan / Tenaga Ahli diBidang
Minuman ( PT. SINAR SOSRO )
SWOT adalah
indentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk memutuskan strategi
perusahaan/industri. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat
memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara
bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats).
Dalam kasus ini maka perusahaan/industri dapat megetahui positifnya yaitu
kekuatan dan peluang, lalu negatifnya yaitu kelemahan dan ancaman dalam
berbagai persoalan misalnya dalam mengembangkan SDM perusahanan dan merekrut
calon-calon karyawan.
Profil PT. Sinar Sosro
PT. Sinar
Sosro, merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minuman terutama
yang berbahan dasar dari teh, minumannya itu termasuk minuman ringan. Di
Indonesia, PT. Sinar Sosro adalah perusahaan teh siap minum dalam kemasan botol
yang pertama kali ada. Produk-produk dari PT. Sinar Sosro antara lain: Teh
Botol, Fruit Tea, Joy Green Tea, dan lain sebagainya.
Visi Dan Misi PT Sinar Sosro
Visi PT Sinar Sosro
Untuk menjadi
perusahaan produsen minuman siap dikonsumsi yang terbaik dan terkemuka di
Indonesia.
Misi PT Sinar Sosro
Dalam
memproduksi produk Sinar Sosro menaruh kepedulian terhadap: kualitas, kemanan,
kesehatan, dan ramah terhadap lingkungan.
Analisa SWOT Kebutuhan Karyawan
PT. Sinar Sosro
A. Strength (Kekuatan)
· - Karyawan yang kompeten dimasing masing
bidang membuat kinerja perusahaan terorganisir dengan baik.
· - Strategi pengembangan tenaga ahli bagi
karyawan yang mengabdi selama 3 tahun termasuk melatih bahasa Inggris.
· -
Strategi tunjangan atau rewards bagi pegawai yang bekerja dengan
membanggakan atas nama perusahaan.
· -
Strategi promosi jabatan di dalam lingkungan pekerjaan untuk pegawai
yang kualitas dan dedikasi tinggi.
B. Weakness (Kelemahan)
· - Kurang optimalnya kualitas karyawan
baru karena pengalaman pekerjaan bukan utama.
· - Bagi pelamar di luar rekomendasi dari
beberapa lembaga bukan yang utama, sehingga keahliannya perusahaan tidak
mengetahuinya.
· - Memerlukan keputusan top manajer
perusahanan dalam pemiihan karyawan, sehingga top manajer sulit melakukan
pekerjaan yang lain.
· - Perusahaan asing dengan bidang yang sama,
dapat menganggu stabilitas perusahanan dalam mencari kebutuhan karyawan.
C. Opportunity (Peluang)
· -
Adanya jaminan kesejahteraan untuk karyawan dapat membuat karyawan
tersebut setia terhadap perusahaan.
· - Memungkinkan adanya pendaftaran
tenaga kerja secara online dapat menjaring tenaga ahli di berbagai wilayah.
· - Jika
perusahaan benar benar berhasil maka, lapangan pekerjaan akan luas terutama
bagi warga Indonesia.
D. Threat (Ancaman)
· -
Dengan adanya AFTA membuat perusahaan asing menjadi sebuah ancaman
terhadap stabilitas perusahaan dalam mencari kebutuhan karyawan.
· - Adanya perusahaan yang bergerak dalam
bidang yang sama dari perusahaan dalam negeri maupun perusahaan asing
menjadikan persaingan semakin ketat.
· - Sistem outsourching atau kontrak kerja
membuat para karyawan yang sudah bekerja dengan baik akan terganggu untuk
mengembangkan kualitasnya.
Kesimpulan
AFTA (ASEAN
Free Trade Area) merupakan kesepakatan dari negara–negara di ASEAN untuk
membentuk sebuah kawasan bebas perdagangan. Tujuannya yaitu agar bisa
meningkatkan daya saing ekonomi kawasan ASEAN di dunia. Harapannya, jika AFTA
ini sukses, maka, ASEAN bisa menjadi kawasan basis produksi di dunia.
Dalam
persaingan bidang perusahaan atau industri di ASEAN, Indonesia memiliki peluang
yang besar. Akan tetapi perlu diingat
bahwa selain peluang Indonesia juga akan dihadapkan dengan berbagai tantangan
dan juga ancaman yang mungkin bisa menghambat para perusahaan dan industri
Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara ASEAN lainnya. Dengan adanya AFTA
dapat memberikan peluang yang besar dalam menjangkau pemasaran yang luas. Namun
persaingan yang luas dapat menjadi ancaman bagi eksistensi perusahaan.
Perusahaan harus memperhatikan kualitas Sumber Daya Manusia yang dimiliki dan
meningkatkan pelayanan terhadap publik. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat
bersaing di dalam negeri maupun ditingkat luar negeri.
Saran Bagi Calon Karyawan
Sebagai
generasi muda, maka kita perlu harus mempersiapkan segalanya sedini dan
semaksimal mungkin agar siap saat 2015 nanti AFTA sudah dimulai. Karena kitalah
yang akan dibutuhkan Indonesia bukan hanya perusahaan saja. Untuk dapat memanfaatkan peluang serta
mengantisispasi terjadinya ancaman itu maka pemerintah harus memersiapkan diri
untuk menyongsong era AFTA nanti ini dengan mempercepat pembangunan, pengembangan
SDM, sektor pendidikan dibenahi. Kita harus mempersiapkan segala sesuatu
semaksimal mungkin untuk menghadapi AFTA 2015, karena kita akan bersaing ketat
dengan tenaga ahli dari berbagai negara. Sehingga AFTA 2015 menjadi peluang
yang besar bagi jenjang karir kita.